Tulisan singkat SMK Negeri 2 Pangkalpinang
SMK Negeri 2 Pangkalpinang pada awalnya bernama STM Pangkalpinang didirikan pada tahun 1962 berlokasi di jalan Kacang Pedang Pangkalpinang dengan luas 41.885 M2 berstatus sekolah swasta dan pada awal pendiriannya terdiri dari 2 jurusan yaitu jurusan Mesin dan jurusan Listrik. Pada awal pendiriannya STM Pangkalpinang banyak mendapat bantuan dari PT. Timah, baik guru maupun sarana dan prasananya seperti peralatan praktik dan yang lainnya. Pada tahun 1967 STM Pangkalpinang mulai dilakukan proses pengerjannya secara bertahap dimulai dengan jurusan mesin dan pada tahun 1969 diikuti oleh jurusan listrik dan bangunan.
Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada tahun 1986 STM Negeri Pangkalpinang menambah 2 (dua) jurusan yang baru yaitu jurusan otomotif dan elektronika, sehingga menjadi 5 jurusan. Berdasarkan kebijakan Direktorat Pendidik Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1993 Sekolah Teknologi Menengah (STM) berubah nama menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelompok Teknologi dan industri, demikian juga halnya dengan STM Negeri Pangkalpinang berubah nama menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Pangkalpinang. Saat ini SMK Negeri 2 Pangkalpinang terdapat 5 progam keahlian dengan 10 jurusan.Jumlah siswa mencapai kurang lebih 1500. Guru dan karyawan kurang lebih 150 orang.
Berbagai prestasi telah diukir SMK Negeri 2 Pangkalpinang dari status sekolah internasional sampai saat ini sebagai sekolah penggerak. Memang tugas yang berat bagi keluarga SMK Negeri2 Pangkalpinang untuk mempertahankan prestasi tersebut. Dari Kepala Sekolah, guru, karyawan dan siswa harus menyatukan misi untuk mewujudkan cita cita luhur. Seluruh keluarga SMK Negeri 2 Pangkalpinang harus saling bekerja sama seiring dengan perkembangan jaman. Sebagai sekolah penggerak harus mampu memberi contoh pada sekolah sekolah yang nanti akan berimbas dari status sekolah penggerak SMK Negeri 2 Pangkalpinang. Memang suatu tugas yang tidak mudah. Berbagai perbaikan harus kita lakuakan terutama perbaikan karakter. Sungguh sesuatu yang membutuhakan pengorbanan dan memakan waktu yang lama untuk mewujudkanya. Putus asadan rasa pesimis harus kita buang jauh jauh, kita ganti dengan semangat dan percaya diri. Sebagai sekolah percontohan tentu harus lebih baik dari sekolah yang kita beri contoh.
No comments:
Post a Comment